SYAIR BERDARAH
pangeran7428 Oktober 2015
Silahkan Berbagi Kata Bijak, Motivasi, Prinsip, Atau Pengalaman Hidup Anda Di Ruangan Ini.
Siapa Tahu Dengan MembaCa Kutipan Tersebut Dapat Menjadi Inspirasi Meningkatkan Semangat Hidup Dan Dapat Mengarahkan Cara Pikir PembaCa Ke Arah Yang Lebih Baik.
š¬ Diskusi
28 Komentar
lengser wengi3907 hari lalu
dealova3907 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>10 KALIMAT MOTIVASI
1. Mereka γang beralasan TIDAK punya waktu
adalah mereka γang membiarkan waktu
mengatur hidupnγa...bukan malah sebaliknya.
2. Masalah itu adil...ia datang kepada semua
orang, tetapi tidak dengan jalan keluar.
Jalan keluar hanya datang kepada mereka
γang mencarinγa.
3. Dunia lebih menghargai orang γang mau
melakukan pekerjaan kecil daripada orang
γang hanya memiliki rencana besar.
4. Nasib baik tidak pernah salah memilih
orang, ia memilih orang γang proaktif
menjemputnγa.
5. Gunakan perasaan saat menghadapi
manusia, gunakan logika saat menghadapi
masalah.
6. Jangan hanya tertarik dengan Š°ĻŠ° γang
dicapai orang sukses, tertariklah dengan
airmata γang mereka keluarkan untuk
mencapaiηγa.
7. Yang menyedihkan bukanlah bidikan γanĘ
meleset, tapi bidikan tanpa target.
8. Hidup ibarat sebuah buku, Tuhanlah γang
menyediakan pena (takdir)...tetapi andalah
penulisnγa (nasib).
9. Hal γang perlu ditakuti saat mengkritik
orang lain adalah ketika kita sendiri pun tidak
lebih baik dari mereka.
10. Pribadi yang bijak dan dewasa, tak akan
membiarkan dirinya menangisi masalah,
karena ia menyadari bahwa Tuhan adalah
sumber kekuatannya.</blockquote></center></strong>
<blockquote>10 KALIMAT MOTIVASI
1. Mereka γang beralasan TIDAK punya waktu
adalah mereka γang membiarkan waktu
mengatur hidupnγa...bukan malah sebaliknya.
2. Masalah itu adil...ia datang kepada semua
orang, tetapi tidak dengan jalan keluar.
Jalan keluar hanya datang kepada mereka
γang mencarinγa.
3. Dunia lebih menghargai orang γang mau
melakukan pekerjaan kecil daripada orang
γang hanya memiliki rencana besar.
4. Nasib baik tidak pernah salah memilih
orang, ia memilih orang γang proaktif
menjemputnγa.
5. Gunakan perasaan saat menghadapi
manusia, gunakan logika saat menghadapi
masalah.
6. Jangan hanya tertarik dengan Š°ĻŠ° γang
dicapai orang sukses, tertariklah dengan
airmata γang mereka keluarkan untuk
mencapaiηγa.
7. Yang menyedihkan bukanlah bidikan γanĘ
meleset, tapi bidikan tanpa target.
8. Hidup ibarat sebuah buku, Tuhanlah γang
menyediakan pena (takdir)...tetapi andalah
penulisnγa (nasib).
9. Hal γang perlu ditakuti saat mengkritik
orang lain adalah ketika kita sendiri pun tidak
lebih baik dari mereka.
10. Pribadi yang bijak dan dewasa, tak akan
membiarkan dirinya menangisi masalah,
karena ia menyadari bahwa Tuhan adalah
sumber kekuatannya.</blockquote></center></strong>
Art@S_BloR@3907 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>prinsip hidup,,
jangan pernah mengeluh menghadapi suatu permasalahan,,,,berusahalah tegar,,setegar batu karang,,,tetaplah tertawa dan semangat meski dalam hati menangis,,,,sedih,,,dan berusaha menjadi pribadi yang kuat,,,
dan janganlah pernah memberi beribu alasan di ssaat tertimpa masalah,,,,hadapi,,,karena seindah apaun alasan itu menunjukan kelemahan kita,,,,
hal berguna apa yang kita lakukan hari ini untuk orang lain,,,?????
kang xotick,,,,ditunggu postnya,,,,karena itu berguna untuk kita semua xixixixixii</blockquote></center></strong>
<blockquote>prinsip hidup,,
jangan pernah mengeluh menghadapi suatu permasalahan,,,,berusahalah tegar,,setegar batu karang,,,tetaplah tertawa dan semangat meski dalam hati menangis,,,,sedih,,,dan berusaha menjadi pribadi yang kuat,,,
dan janganlah pernah memberi beribu alasan di ssaat tertimpa masalah,,,,hadapi,,,karena seindah apaun alasan itu menunjukan kelemahan kita,,,,
hal berguna apa yang kita lakukan hari ini untuk orang lain,,,?????
kang xotick,,,,ditunggu postnya,,,,karena itu berguna untuk kita semua xixixixixii</blockquote></center></strong>
GRILLS FULL LOVE3906 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>Jangan terpuruk ketika kamu tengah berada dalam situasi terburuk. Tuhan memberikannya padamu, karena Dia ingin kamu lebih kuat dari sebelumnya.</blockquote></center></strong>
<blockquote>Jangan terpuruk ketika kamu tengah berada dalam situasi terburuk. Tuhan memberikannya padamu, karena Dia ingin kamu lebih kuat dari sebelumnya.</blockquote></center></strong>
GRILLS FULL LOVE3906 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>Meratapi dan menyesali masa lalu tidak akan mengubah apa pun. Bangkit dan perbaiki setiap kesalahan yang ada.</blockquote></center></strong>
<blockquote>Meratapi dan menyesali masa lalu tidak akan mengubah apa pun. Bangkit dan perbaiki setiap kesalahan yang ada.</blockquote></center></strong>
GRILLS FULL LOVE3906 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>Percayalah, cinta sejati akan menjadi milikmu ketika kamu dan dia mampu SETIA.</blockquote></center></strong>
<blockquote>Percayalah, cinta sejati akan menjadi milikmu ketika kamu dan dia mampu SETIA.</blockquote></center></strong>
BANG NAPI3903 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>Hidup terlalu singkat jika hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup!
trims bang xoticx salam hormat</blockquote></center></strong>
<blockquote>Hidup terlalu singkat jika hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup!
trims bang xoticx salam hormat</blockquote></center></strong>
tante lisah merabellah safirah membahana3901 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>Ada sebuah pulau kecil dengan berbagai macam kehidupan. Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan, dan Cinta, serta Emosi-Emosi yang lain, tinggal di pulau tsbt.
Suatu hari, Emosi mengetahui bahwa pulau itu akan tenggelam. Setiap orang kemudian bersiap-siap untuk meninggalkan pulau itu, kecuali Cinta. Cinta bersikeras bahwa dia akan tinggal di pulau itu hingga menit terakhir.
Beberapa hari kemudian, ketika pulau itu hampir tenggelam, Cinta berpikiran untuk meminta bantuan. Pada saat itu, ia melihat Kekayaan lewat dengan sebuah kapal besar.
Cinta bertanya: "Kekayaan, maukah Anda membawa saya bersama Anda?" Kekayaan berkata: "Tidak, kapalku penuh dengan emas, perak dan harta lainnya. Tidak ada ruang untuk Anda." Lalu Cinta melihat Kesombongan sedang di atas sebuah kapal yang sangat megah dan bertanya: "Kesombongan, tolong bantu saya! "
Kesombongan berkata: "Saya tidak bisa membantu Anda. Anda basah kuyup dan dan hanya akan mengotori kapal saya yang indah. "
Ketika Kesedihan lewat, Cinta meminta bantuan: "Kesedihan, biarkan saya pergi dengan Anda." "Oh, saya sangat sangat sedih, saya hanya ingin sendirian!" jawab Kesedihan.
Ketika Kebahagiaan lewat, karena terlalu gembira, ia tidak mendengar saat Cinta memanggilnya minta tolong. Tiba-tiba, sebuah suara memanggil: "Kemarilah, Cinta. Saya akan membawa Anda bersama saya.ā Dia adalah seorang bapak tua. Cinta sangat bersuka cita karena harapannya terwujud hingga lupa untuk menanyakan nama orang tua tersebut. Ketika mereka sampai di darat, orang tua itu telah pergi.
Cinta sangat berterima kasih dan bertanya kepada orang tua yang lain siapa nama orang tua yang telah menyelamatkan dirinya tadi. "Namanya adalah Waktu," Pengetahuan menjawab. "Waktu?" Cinta bertanya, "Mengapa Waktu berkehendak untuk menolong saya?"
Pengetahuan tersenyum: "Itu karena hanyalah Waktu, satu-satunya yang dapat memahami betapa besarnya Cinta ituā
Trims ganteng muach..! muaachh..!! kaburrrr....!!</blockquote></center></strong>
<blockquote>Ada sebuah pulau kecil dengan berbagai macam kehidupan. Kebahagiaan, Kesedihan, Pengetahuan, dan Cinta, serta Emosi-Emosi yang lain, tinggal di pulau tsbt.
Suatu hari, Emosi mengetahui bahwa pulau itu akan tenggelam. Setiap orang kemudian bersiap-siap untuk meninggalkan pulau itu, kecuali Cinta. Cinta bersikeras bahwa dia akan tinggal di pulau itu hingga menit terakhir.
Beberapa hari kemudian, ketika pulau itu hampir tenggelam, Cinta berpikiran untuk meminta bantuan. Pada saat itu, ia melihat Kekayaan lewat dengan sebuah kapal besar.
Cinta bertanya: "Kekayaan, maukah Anda membawa saya bersama Anda?" Kekayaan berkata: "Tidak, kapalku penuh dengan emas, perak dan harta lainnya. Tidak ada ruang untuk Anda." Lalu Cinta melihat Kesombongan sedang di atas sebuah kapal yang sangat megah dan bertanya: "Kesombongan, tolong bantu saya! "
Kesombongan berkata: "Saya tidak bisa membantu Anda. Anda basah kuyup dan dan hanya akan mengotori kapal saya yang indah. "
Ketika Kesedihan lewat, Cinta meminta bantuan: "Kesedihan, biarkan saya pergi dengan Anda." "Oh, saya sangat sangat sedih, saya hanya ingin sendirian!" jawab Kesedihan.
Ketika Kebahagiaan lewat, karena terlalu gembira, ia tidak mendengar saat Cinta memanggilnya minta tolong. Tiba-tiba, sebuah suara memanggil: "Kemarilah, Cinta. Saya akan membawa Anda bersama saya.ā Dia adalah seorang bapak tua. Cinta sangat bersuka cita karena harapannya terwujud hingga lupa untuk menanyakan nama orang tua tersebut. Ketika mereka sampai di darat, orang tua itu telah pergi.
Cinta sangat berterima kasih dan bertanya kepada orang tua yang lain siapa nama orang tua yang telah menyelamatkan dirinya tadi. "Namanya adalah Waktu," Pengetahuan menjawab. "Waktu?" Cinta bertanya, "Mengapa Waktu berkehendak untuk menolong saya?"
Pengetahuan tersenyum: "Itu karena hanyalah Waktu, satu-satunya yang dapat memahami betapa besarnya Cinta ituā
Trims ganteng muach..! muaachh..!! kaburrrr....!!</blockquote></center></strong>
dealova3900 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>''BERHENTI SEJENAK MEMIKIRKAN PERBUATAN
DOSA''
======================================
Bismillah...
KAFANā & āKAPANā hanya beda 1 huruf
- KAFAN ITU TAK BERSAKU
Tak bisa kita masukkan serupiah pun sebagai bekal
perjalanan kita ke hadirat-Nya karena ketika
kita mati, Allah tak melihat berapa banyak
harta kita. Yang akan dilihat adalah apa
yang pernah kita keluarkan harta itu di jalan
kebaikan
- KAFAN ITU TAK BERWARNA-WARNI
Tak dapat kita fashionkan ketika kelak tubuh kita
terbujur kaku tanpa ada daya upaya karena
ketika mati, Allah tak menilai seberapa indah
dan mahal pakaian duniawi kita. Yang kita
kenakan tetap kain putih, murah dan dijahit
dengan tangan. Yang terlihat adalah warna-
warni amalan kita !
- KAFAN ITU TAK MEMILIKI TUTORIAL
Tak butuh kreatifitas ketika dikenakan karena
ketika mati, Allah tak menilai keren atau
tidak seorang manusia ketika memakainya.
Pada akhirnya, pakaian terakhir manusia
bukanlah karya designer ternama, tapi secarik
kain putih polos tanpa warna.
- KAIN KAFAN ITU
tidak bisa kita tempelkan emblem anggota DPR, MPR, PRESIDEN, TITLE, ATAU NAMA USAHA KITA, bahkan gelar haji, karena munkar dan nakir hanya tahu tugas!
- IYA, KAIN KAFAN ITU PUTIH WARNANYA
Seperti harapan kita semua, semoga telah
putih hati kita dari khilaf dan dosa agar
kelak kita pantas untuk masuk ke dalam
jannah (syurga) Allah Azza Wa Jalla.
- LALU MASIH ADAKAH RASA ANGKUH DALAM
DIRI KITA ?
Menganggap diri kita lebih mulia daripada
segolongan manusia lainnya? Kain kafan bisa
kita ukur, bisa kita beli, bisa kita jajal.
Namun 1 huruf kita ganti āfā menjadi āpā,
tidak tahulah kita kapan diresmikannya?
Namun adalah suatu kepastian : āSetiap yang
bernyawa akan menghadapi kematianā.
Semoga tulisan ini dapat memberikan hikmah,
baik kepada penyampai maupun kepada
pembaca</blockquote></center></strong>
<blockquote>''BERHENTI SEJENAK MEMIKIRKAN PERBUATAN
DOSA''
======================================
Bismillah...
KAFANā & āKAPANā hanya beda 1 huruf
- KAFAN ITU TAK BERSAKU
Tak bisa kita masukkan serupiah pun sebagai bekal
perjalanan kita ke hadirat-Nya karena ketika
kita mati, Allah tak melihat berapa banyak
harta kita. Yang akan dilihat adalah apa
yang pernah kita keluarkan harta itu di jalan
kebaikan
- KAFAN ITU TAK BERWARNA-WARNI
Tak dapat kita fashionkan ketika kelak tubuh kita
terbujur kaku tanpa ada daya upaya karena
ketika mati, Allah tak menilai seberapa indah
dan mahal pakaian duniawi kita. Yang kita
kenakan tetap kain putih, murah dan dijahit
dengan tangan. Yang terlihat adalah warna-
warni amalan kita !
- KAFAN ITU TAK MEMILIKI TUTORIAL
Tak butuh kreatifitas ketika dikenakan karena
ketika mati, Allah tak menilai keren atau
tidak seorang manusia ketika memakainya.
Pada akhirnya, pakaian terakhir manusia
bukanlah karya designer ternama, tapi secarik
kain putih polos tanpa warna.
- KAIN KAFAN ITU
tidak bisa kita tempelkan emblem anggota DPR, MPR, PRESIDEN, TITLE, ATAU NAMA USAHA KITA, bahkan gelar haji, karena munkar dan nakir hanya tahu tugas!
- IYA, KAIN KAFAN ITU PUTIH WARNANYA
Seperti harapan kita semua, semoga telah
putih hati kita dari khilaf dan dosa agar
kelak kita pantas untuk masuk ke dalam
jannah (syurga) Allah Azza Wa Jalla.
- LALU MASIH ADAKAH RASA ANGKUH DALAM
DIRI KITA ?
Menganggap diri kita lebih mulia daripada
segolongan manusia lainnya? Kain kafan bisa
kita ukur, bisa kita beli, bisa kita jajal.
Namun 1 huruf kita ganti āfā menjadi āpā,
tidak tahulah kita kapan diresmikannya?
Namun adalah suatu kepastian : āSetiap yang
bernyawa akan menghadapi kematianā.
Semoga tulisan ini dapat memberikan hikmah,
baik kepada penyampai maupun kepada
pembaca</blockquote></center></strong>
MIA3899 hari lalu
nangis
BRANTAS3872 hari lalu
<code>
8 Juli 2017 pukul 01:58
I always Love you miss you and pray for you always happy happy healthy always
</code>
XOTICX3872 hari lalu
OK PROSES...
kalau longgar gue ada di tempat biasa
kalau longgar gue ada di tempat biasa
BRANTAS3872 hari lalu
LIKE mantap
BRANTAS3872 hari lalu
LIKE mantap bray
BRANTAS3872 hari lalu
yes
BRANTAS3872 hari lalu
ORG SUKSES MENCARI SOLUSI ORG GAGAL MENCARI ALASAN.
SEPAKAT BRAY.. SEPAKAT BRAY.
SEPAKAT BRAY.. SEPAKAT BRAY.
BRANTAS3872 hari lalu
SIIP PASTI BRAY.. KERJAAN DI DARAT MULAI CAIR MENCAPAI 60%
MOHON DOA.
MOHON DOA.
XOTICX3872 hari lalu
pasti kita saling mendoakan.
dŃwαвrαtα3861 hari lalu
<center>
<blockquote>Kerugian Harvard
<strong>Persepsi kita seluruhnya dikendalikan oleh pandangan kita, hingga sering kali tidak melihat kebenaran, melainkan melihat apa yang kita ingin lihat.
Suatu hari, ada seorang nyonya berpakaian gingham (motif katun kotak-kotak) yang sudah pudar, bersama suaminya yang mengenakan jas rajutan rumahan, turun dari kereta di Boston, Massachusetts. Mereka berjalan dengan malu-malu. Lalu, tanpa membuat janji terlebih dahulu, mereka masuk ke ruang tunggu kantor Presiden Universitas Harvard. Sekretaris Presiden mengerutkan alis. Ia bisa tahu seketika bahwa pasangan dusun tertinggal seperti ini sama sekali tidak ada urusan di Universitas Harvard.
"Kami ingin menemui Presiden." kata pria tua itu dengan lembut.
"Beliau sibuk seharian." tukas sekretaris itu dengan cepat.
"Kami akan menunggu." jawab nyonya itu.
Sekretaris itu tidak menggubris mereka selama berjam-jam, berharap pasangan itu akhirnya kecewa dan pergi, namun mereka tidak pergi juga. Sekretaris itu mulai frustasi dan akhirnya memutuskan untuk memberitahu sang presiden, meski hal ini adalah pekerjaan yang selalu tak disenanginya.
"Mungkin jika mereka melihat Bapak selama beberapa menit, mereka akan pergi." ia memberitahu Presiden Harvard. Presiden mendesah putus asa dan akhirnya mengangguk.
Seseorang dengan status setinggi ini jelas tidak punya waktu untuk berurusan dengan tamu semacam ini, namun ia sangat membenci baju katun kotak-kotak dan jas rajutan rumah memenuhi ruang tunggu kantornya. Jadi sang presiden dengan wajah kaku penuh martabat, melangkah tegap dan penuh gengsi ke arah pasangan itu.
Nyonya itu berkata kepadanya, "Putra kami pernah bersekolah di Harvard selama setahun. Ia sangat mencintai Harvard dan bahagia disini, namun setahun yang lalu, ia meninggal dalam kecelakaan. Jadi, saya dan suami saya hendak mendirikan monumen untuk mengenangnya di kampus ini."
Presiden itu tidak terkesan, "Nyonya, kami tidak bisqa mendirikan patung untuk setiap orang yang pernah masuk ke Harvard dan meninggal. Jika seperti itu, tempat ini akan jadi seperti pekuburan!" katanya ketus.
"Oh, tidak, tidak." nyonya itu buru-buru menjelaskan. "Kami tidak ingin mendirikan patung. Kami pikir kami hendak menyumbangkan sebuah gedung untuk Harvard."
Presiden itu memutar bola matanya. Ia melirik ke baju gingham dan jas rumahan lalu berseru, "Gedung? Apakah Anda tahu berapa biaya sebuah gedung? Kami sudah menginvestasikan lebih dari tujuh setengah juta dolar untuk mendirikan kampus ini!"
Untuk sesaat nyonya itu terdiam. Presiden merasa puas, ia bisa mengusir mereka sekarang. Nyonya itu kemudian berpaling ke suaminya dan berkata pelan, "Jika cuma segitu biayanya, mengapa kita tidak bikin universitas sendiri saja?" Suaminya mengangguk. Wajah Presiden Harvard mengerut bingung dan kecut.
Tuan dan Nyonya Lelan Stanford melangkah keluar dari sana, lalu pergi ke Palo Alto, California- tempat mereka mendirikan universitas yang kemudian dikenal dengan nama Stanford University, sebagai intuisi untuk mengenang putra mereka.
Kisah yang indah bukan? Hanya karena dua orang mengenakan pakaian biasa, tidak ada orang yang sadar bahwa mereka adalah jutawan. Bukankah demikian pula dalam hidup ini? Apa yang kita cari adalah apa yang kita lihat. Itulah mengapa agama mengajarkan bahwa persepsi kita yang paling polos pun telah terkondisi. Bahkan apa yang kita dengar atau apa yang kita pilih untuk dengar- apa yang kita pilih untuk lihat, rasakan, telah tersaring oleh pengondisian kita sebelumnya, oleh kelekatan, oleh nafsu, oleh hasrat kita.
Kisah ini disebut "Kerugian Harvard". Presiden Universitas Harvard melakukan kekeliruan akibat keburu menghakimi pasangan itu. Berhati-hatilah dengan penilaian dan persepsi Anda, karena batin pun bisa keliru tahu.</strong></blockquote></center>
<blockquote>Kerugian Harvard
<strong>Persepsi kita seluruhnya dikendalikan oleh pandangan kita, hingga sering kali tidak melihat kebenaran, melainkan melihat apa yang kita ingin lihat.
Suatu hari, ada seorang nyonya berpakaian gingham (motif katun kotak-kotak) yang sudah pudar, bersama suaminya yang mengenakan jas rajutan rumahan, turun dari kereta di Boston, Massachusetts. Mereka berjalan dengan malu-malu. Lalu, tanpa membuat janji terlebih dahulu, mereka masuk ke ruang tunggu kantor Presiden Universitas Harvard. Sekretaris Presiden mengerutkan alis. Ia bisa tahu seketika bahwa pasangan dusun tertinggal seperti ini sama sekali tidak ada urusan di Universitas Harvard.
"Kami ingin menemui Presiden." kata pria tua itu dengan lembut.
"Beliau sibuk seharian." tukas sekretaris itu dengan cepat.
"Kami akan menunggu." jawab nyonya itu.
Sekretaris itu tidak menggubris mereka selama berjam-jam, berharap pasangan itu akhirnya kecewa dan pergi, namun mereka tidak pergi juga. Sekretaris itu mulai frustasi dan akhirnya memutuskan untuk memberitahu sang presiden, meski hal ini adalah pekerjaan yang selalu tak disenanginya.
"Mungkin jika mereka melihat Bapak selama beberapa menit, mereka akan pergi." ia memberitahu Presiden Harvard. Presiden mendesah putus asa dan akhirnya mengangguk.
Seseorang dengan status setinggi ini jelas tidak punya waktu untuk berurusan dengan tamu semacam ini, namun ia sangat membenci baju katun kotak-kotak dan jas rajutan rumah memenuhi ruang tunggu kantornya. Jadi sang presiden dengan wajah kaku penuh martabat, melangkah tegap dan penuh gengsi ke arah pasangan itu.
Nyonya itu berkata kepadanya, "Putra kami pernah bersekolah di Harvard selama setahun. Ia sangat mencintai Harvard dan bahagia disini, namun setahun yang lalu, ia meninggal dalam kecelakaan. Jadi, saya dan suami saya hendak mendirikan monumen untuk mengenangnya di kampus ini."
Presiden itu tidak terkesan, "Nyonya, kami tidak bisqa mendirikan patung untuk setiap orang yang pernah masuk ke Harvard dan meninggal. Jika seperti itu, tempat ini akan jadi seperti pekuburan!" katanya ketus.
"Oh, tidak, tidak." nyonya itu buru-buru menjelaskan. "Kami tidak ingin mendirikan patung. Kami pikir kami hendak menyumbangkan sebuah gedung untuk Harvard."
Presiden itu memutar bola matanya. Ia melirik ke baju gingham dan jas rumahan lalu berseru, "Gedung? Apakah Anda tahu berapa biaya sebuah gedung? Kami sudah menginvestasikan lebih dari tujuh setengah juta dolar untuk mendirikan kampus ini!"
Untuk sesaat nyonya itu terdiam. Presiden merasa puas, ia bisa mengusir mereka sekarang. Nyonya itu kemudian berpaling ke suaminya dan berkata pelan, "Jika cuma segitu biayanya, mengapa kita tidak bikin universitas sendiri saja?" Suaminya mengangguk. Wajah Presiden Harvard mengerut bingung dan kecut.
Tuan dan Nyonya Lelan Stanford melangkah keluar dari sana, lalu pergi ke Palo Alto, California- tempat mereka mendirikan universitas yang kemudian dikenal dengan nama Stanford University, sebagai intuisi untuk mengenang putra mereka.
Kisah yang indah bukan? Hanya karena dua orang mengenakan pakaian biasa, tidak ada orang yang sadar bahwa mereka adalah jutawan. Bukankah demikian pula dalam hidup ini? Apa yang kita cari adalah apa yang kita lihat. Itulah mengapa agama mengajarkan bahwa persepsi kita yang paling polos pun telah terkondisi. Bahkan apa yang kita dengar atau apa yang kita pilih untuk dengar- apa yang kita pilih untuk lihat, rasakan, telah tersaring oleh pengondisian kita sebelumnya, oleh kelekatan, oleh nafsu, oleh hasrat kita.
Kisah ini disebut "Kerugian Harvard". Presiden Universitas Harvard melakukan kekeliruan akibat keburu menghakimi pasangan itu. Berhati-hatilah dengan penilaian dan persepsi Anda, karena batin pun bisa keliru tahu.</strong></blockquote></center>
dŃwαвrαtα3861 hari lalu
<center>
<blockquote>Ayam atau Bebek
<strong>Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan disebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan,
āKuek! Kuek!ā
āDengar,ā kata si istri, āitu pasti suara ayamā.
āBukan, bukan. Itu suara bebek, ā kata si suami.
āNggak, aku yakin itu ayam,ā si istri bersikeras.
āMustahil. Suara ayam itu ākukuruyuuuk!ā, bebek itu ākuek! Kuek!ā itu bebek, Sayang,ā kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.
āKuek!, Kuek!ā terdengar lagi.
āNah, tuh! Itu suara bebek,ā kata si suami.
āBukan, Sayang..... itu ayam! Aku yakin betul!ā tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.
āDengar ya! Itu a...da....lah....be....bek, B-E-B-E-K. Bebek! Tahu?!ā Si suami berkata dengan gusar.
āTetapi itu ayam!ā masih saja si istri bersikeras.
āItu jelas-jelas bue..bek! Kamu ini....kamu ini...!ā
Terdengar lagi suara, āKuek! Kuek!ā sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.
Si istri sudah hampir menangis, āTetapi itu ayam....ā
Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya, teringat kenapa dia menikahinya.
Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra,
āMaafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok.ā
āTerima kasih, Sayang,ā kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.
āKuek! Kuek!ā terdengar lagi suara dihutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.
Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah:
Siapa sih yang perduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu.
Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal āayam atau bebekā?
Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan teringat apa yang menjadi prioritas kita. Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek.
Lagi pula berapa sering kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak, bahwa kita benar, namun belakangan ternyata kita salah?
Lho siapa tahu? Mungkin saja itu ayam yang di rekayasa genetik, sehingga bersuara seperti bebek? </strong></blockquote></center>
<blockquote>Ayam atau Bebek
<strong>Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan disebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mereka mendengar suara di kejauhan,
āKuek! Kuek!ā
āDengar,ā kata si istri, āitu pasti suara ayamā.
āBukan, bukan. Itu suara bebek, ā kata si suami.
āNggak, aku yakin itu ayam,ā si istri bersikeras.
āMustahil. Suara ayam itu ākukuruyuuuk!ā, bebek itu ākuek! Kuek!ā itu bebek, Sayang,ā kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.
āKuek!, Kuek!ā terdengar lagi.
āNah, tuh! Itu suara bebek,ā kata si suami.
āBukan, Sayang..... itu ayam! Aku yakin betul!ā tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.
āDengar ya! Itu a...da....lah....be....bek, B-E-B-E-K. Bebek! Tahu?!ā Si suami berkata dengan gusar.
āTetapi itu ayam!ā masih saja si istri bersikeras.
āItu jelas-jelas bue..bek! Kamu ini....kamu ini...!ā
Terdengar lagi suara, āKuek! Kuek!ā sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.
Si istri sudah hampir menangis, āTetapi itu ayam....ā
Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya, teringat kenapa dia menikahinya.
Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra,
āMaafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok.ā
āTerima kasih, Sayang,ā kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.
āKuek! Kuek!ā terdengar lagi suara dihutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.
Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah:
Siapa sih yang perduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu.
Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal āayam atau bebekā?
Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan teringat apa yang menjadi prioritas kita. Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek.
Lagi pula berapa sering kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak, bahwa kita benar, namun belakangan ternyata kita salah?
Lho siapa tahu? Mungkin saja itu ayam yang di rekayasa genetik, sehingga bersuara seperti bebek? </strong></blockquote></center>
dŃwαвrαtα3861 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>Memories - within temptation
----------------------------------------
In this world you tried
Not leaving me alone behind
There's no other way
I'll pray to the gods: let him stay
The memories ease the pain inside
Now I know why
[Chorus:]
All of my memories
Keep you near
In silent moments
Imagine you'd be here
All of my memories
Keep you near
The silent whispers, silent tears
Made me promise I'd try
To find my way back in this life
I hope there is away
To give me a sign you're okay
Reminds me again
It's worth it all
So I can go home
[Chorus]
Together in all these memories
I see your smile
All the memories I hold dear
Darling you know I love you till the end of time
[Chorus]</blockquote></center></strong>
<blockquote>Memories - within temptation
----------------------------------------
In this world you tried
Not leaving me alone behind
There's no other way
I'll pray to the gods: let him stay
The memories ease the pain inside
Now I know why
[Chorus:]
All of my memories
Keep you near
In silent moments
Imagine you'd be here
All of my memories
Keep you near
The silent whispers, silent tears
Made me promise I'd try
To find my way back in this life
I hope there is away
To give me a sign you're okay
Reminds me again
It's worth it all
So I can go home
[Chorus]
Together in all these memories
I see your smile
All the memories I hold dear
Darling you know I love you till the end of time
[Chorus]</blockquote></center></strong>
yuanjun3690 hari lalu
<strong>
<blockquote><center>Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.</center></blockquote></strong>
<blockquote><center>Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.</center></blockquote></strong>
yuanjun3690 hari lalu
<strong>
<blockquote><center>Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tak pernah melebihi batas kemampuan kamu.</center></blockquote></strong>
<blockquote><center>Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tak pernah melebihi batas kemampuan kamu.</center></blockquote></strong>
yuanjun3690 hari lalu
<strong>
<blockquote><center>CERITA MENGHARUKAN BAI FANG LI, KAKEK TUA TUKANG BECAK YANG MENYEKOLAHKAN 300 ANAK MISKIN
Cerita Motivasi hidup kali ini adalah tentang seorang kakek tua tukang becak yang telah menyekolahkan 300 anak miskin, berikut ini langsung saja kita baca artikelnya.
Bai Fang Li seseorang yang namanya hingga saat ini masih harum di negeri China. Dahulu dia merupakan seorang tukang becak yang telah dikenal hampir diseluruh penjuru china karena memiliki hati emas. Bahkan cerita dari kebaikan Bai Fang Li saat ini masih tersohor walaupun itu telah terjadi pada 1987 silam.
Semula Bai merupakan seorang pensiunan yang kemudian sengaja melanjutkan hidupnya dengan pulang ke kampung halamannya. Pada suatu ketika dia melihat banyak anak ā anak kurang mampu yang bekerja di ladang dan juga sawah.
Anak Bai Fang Li bercerita āDia bertanya kenapa banyak anak ā anak tidak sekolah. Lalu saya katakan bahwa mereka anak anak kurang mampu sehingga tidak mampu untuk membayar uang sekolah. ayah kemudian khawatir dan kemudian menyumbangkan uang 5000 yuan untuk sekolah di kampung halaman kami,ā.
Bai Fang Li Menjadi Tukang Becak
Pada saat itu, Bai Fang Li masih merasa tidak cukup untuk dapat membantu anak ā anak itu, dan pada akhirnya dia memutuskan untuk menjadi tukang becak atau penarik becak yang pada saat itu umurnya yang sudah 74 tahun.
Awalnya anak ā anak Bai mengingatkan ayahnya agar tidak menarik becak karena umurnya yang sudah tidak muda lagi, apalagi saat itu pendengarannya sudah mulai berkurang, akan tetapi nasehat dari anaknya di acuhkan olehnya.
Lebih banyak waktu yang dihabiskannya untuk mangkal di pinggir rel untuk menunggu para penumpang yang ingin menggunakan jasa becaknya. Anaknya mengatakan kalau Beliau selalu berangkat subuh dan pulang saat hari sudah mulai gelap. Perhari beliau berhasil mengumpulkan 20 hingga 30 yuan. Saat sampai di rumah beliau lalu menyimpan uang tersebut dengan baik.
Kemudian, untuk dapat memperbesar usahanya dalam memenuhi kebutuhan para anak asuhnya, Beliau kemudian pindah ke rumah yang sangat kecil, yang hanya mempunyai satu ruang. Rumah berada tepat di pinggir rel, hal itu memungkinkan agar dia dapat melayani penumpang selama 24 jam. Pada saat itu kesungguhannya semakin besar, beliau hanya makan makanan seadanya, bahkan Ia memakai baju bekas yang telah dia temukan, hal itu tentunya agar Ia tidak mengeluarkan banyak uang untuk dirinya, melainkan uangnya Ia simpan untuk kebutuhan para anak asuhnya.
Xu Xiu Xiang, seseorang yang bekerja di sebuah yayasan pendukung pendidikan mengatakan bahwa Bai tidak pernah lupa memberi uang untuk ke sekolah bahkan tak segan mengomeli kami agar uang yang dia berikan benar ā benar dikirim ke sekolah. Dan setiap beliau memberikan uang tersebut beliau merasa senang dan beliau mengatakan kalau Ia telah menuntaskan misinya lagi.
Pada suatu hari, ketika umurnya yang sudah hampir 90 tahun serta badannya yang kian ringkih, Beliau datang ke sekolah Tianjin Yao Hua, Kemudian beliau menyerahkan sekotak uang terakhir yang bisa dikumpulkan olehnya.
Bai Fang Li pun berpesan āSaya sudah tidak bisa mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Dan ini mungkin adalah uang terakhir yang bisa saya sumbangkan, Saya berharap anak ā anak dapat terus sekolah dengan rajin dan berharap suatu saat mereka mendapatkan pekerjaan dan dapat berkontribusi kepada negara kita.
Pesan Beliau ini pun kemudian disambut tangisan histeris oleh para anak asuhnya. Lalu pada tahun 2005, Beliau benar ā benar telah meninggalkan 300 anak asuh yang dibiayai olehnya selama dua dekade. Bai Fang Li telah didiagnosa menderita kanker paru-paru.
Sampai akhir hidupnya Bai terhitung sudah menyumbangkan sebesar 350 ribu Yuan atau sekitar Rp500 juta.
Untuk menghargai jasa beliau, warga sekitar Tian Jin kemudian telah membangun monumen Bai. Oleh penduduk Tian Jian, Bai Fang Li merupakan sosok pahlawan mereka yang tidak dapat tergantikan.
Cerita mengharukan kakek tua tukang becak ini sungguh menyentuh hati, bagaimana tidak? Di usianya yang sudah tua, dia rela bekerja keras untuk dapat menyekolahkan anak anak kurang mampu dikotanya yang jumlahnya hingga 300 anak. Penghargaan yang diberikan oleh warga sekitar Tian Jin kepadanya sebagai sosok pahlawan merupakan penghargaan yang memang pantas Beliau dapatkan.
Semoga cerita ini dapat menginspirasi kita semua,
terimah kasih bang xoticx untuk roomnya yang nyaman ini salam persahabatan untuk semua.</center></blockquote></strong>
<blockquote><center>CERITA MENGHARUKAN BAI FANG LI, KAKEK TUA TUKANG BECAK YANG MENYEKOLAHKAN 300 ANAK MISKIN
Cerita Motivasi hidup kali ini adalah tentang seorang kakek tua tukang becak yang telah menyekolahkan 300 anak miskin, berikut ini langsung saja kita baca artikelnya.
Bai Fang Li seseorang yang namanya hingga saat ini masih harum di negeri China. Dahulu dia merupakan seorang tukang becak yang telah dikenal hampir diseluruh penjuru china karena memiliki hati emas. Bahkan cerita dari kebaikan Bai Fang Li saat ini masih tersohor walaupun itu telah terjadi pada 1987 silam.
Semula Bai merupakan seorang pensiunan yang kemudian sengaja melanjutkan hidupnya dengan pulang ke kampung halamannya. Pada suatu ketika dia melihat banyak anak ā anak kurang mampu yang bekerja di ladang dan juga sawah.
Anak Bai Fang Li bercerita āDia bertanya kenapa banyak anak ā anak tidak sekolah. Lalu saya katakan bahwa mereka anak anak kurang mampu sehingga tidak mampu untuk membayar uang sekolah. ayah kemudian khawatir dan kemudian menyumbangkan uang 5000 yuan untuk sekolah di kampung halaman kami,ā.
Bai Fang Li Menjadi Tukang Becak
Pada saat itu, Bai Fang Li masih merasa tidak cukup untuk dapat membantu anak ā anak itu, dan pada akhirnya dia memutuskan untuk menjadi tukang becak atau penarik becak yang pada saat itu umurnya yang sudah 74 tahun.
Awalnya anak ā anak Bai mengingatkan ayahnya agar tidak menarik becak karena umurnya yang sudah tidak muda lagi, apalagi saat itu pendengarannya sudah mulai berkurang, akan tetapi nasehat dari anaknya di acuhkan olehnya.
Lebih banyak waktu yang dihabiskannya untuk mangkal di pinggir rel untuk menunggu para penumpang yang ingin menggunakan jasa becaknya. Anaknya mengatakan kalau Beliau selalu berangkat subuh dan pulang saat hari sudah mulai gelap. Perhari beliau berhasil mengumpulkan 20 hingga 30 yuan. Saat sampai di rumah beliau lalu menyimpan uang tersebut dengan baik.
Kemudian, untuk dapat memperbesar usahanya dalam memenuhi kebutuhan para anak asuhnya, Beliau kemudian pindah ke rumah yang sangat kecil, yang hanya mempunyai satu ruang. Rumah berada tepat di pinggir rel, hal itu memungkinkan agar dia dapat melayani penumpang selama 24 jam. Pada saat itu kesungguhannya semakin besar, beliau hanya makan makanan seadanya, bahkan Ia memakai baju bekas yang telah dia temukan, hal itu tentunya agar Ia tidak mengeluarkan banyak uang untuk dirinya, melainkan uangnya Ia simpan untuk kebutuhan para anak asuhnya.
Xu Xiu Xiang, seseorang yang bekerja di sebuah yayasan pendukung pendidikan mengatakan bahwa Bai tidak pernah lupa memberi uang untuk ke sekolah bahkan tak segan mengomeli kami agar uang yang dia berikan benar ā benar dikirim ke sekolah. Dan setiap beliau memberikan uang tersebut beliau merasa senang dan beliau mengatakan kalau Ia telah menuntaskan misinya lagi.
Pada suatu hari, ketika umurnya yang sudah hampir 90 tahun serta badannya yang kian ringkih, Beliau datang ke sekolah Tianjin Yao Hua, Kemudian beliau menyerahkan sekotak uang terakhir yang bisa dikumpulkan olehnya.
Bai Fang Li pun berpesan āSaya sudah tidak bisa mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Dan ini mungkin adalah uang terakhir yang bisa saya sumbangkan, Saya berharap anak ā anak dapat terus sekolah dengan rajin dan berharap suatu saat mereka mendapatkan pekerjaan dan dapat berkontribusi kepada negara kita.
Pesan Beliau ini pun kemudian disambut tangisan histeris oleh para anak asuhnya. Lalu pada tahun 2005, Beliau benar ā benar telah meninggalkan 300 anak asuh yang dibiayai olehnya selama dua dekade. Bai Fang Li telah didiagnosa menderita kanker paru-paru.
Sampai akhir hidupnya Bai terhitung sudah menyumbangkan sebesar 350 ribu Yuan atau sekitar Rp500 juta.
Untuk menghargai jasa beliau, warga sekitar Tian Jin kemudian telah membangun monumen Bai. Oleh penduduk Tian Jian, Bai Fang Li merupakan sosok pahlawan mereka yang tidak dapat tergantikan.
Cerita mengharukan kakek tua tukang becak ini sungguh menyentuh hati, bagaimana tidak? Di usianya yang sudah tua, dia rela bekerja keras untuk dapat menyekolahkan anak anak kurang mampu dikotanya yang jumlahnya hingga 300 anak. Penghargaan yang diberikan oleh warga sekitar Tian Jin kepadanya sebagai sosok pahlawan merupakan penghargaan yang memang pantas Beliau dapatkan.
Semoga cerita ini dapat menginspirasi kita semua,
terimah kasih bang xoticx untuk roomnya yang nyaman ini salam persahabatan untuk semua.</center></blockquote></strong>
Leonardi carebett3553 hari lalu
<strong><center>
<blockquote>Salam jumpa dan Persahabatan selalu buat Bung Xoticx, serta semua sahabat di room ini, smoga Anda semua snantiasa Sehat.. sukses and bahagia....
Mohon izin roomnya untuk "Melukis" ya Bung... biar makin fresh and konsent bila ntar mbidik angka jitu...he he...
# -Laksana deretan angka-angka...
-Kehidupan inipun sangat beraneka pola..
-Ada Kaya..miskin.. suka..dan derita..
-Ada yang sombong..jahat..licik..adapula yg Berperibadi mulia..
# -Dimanakah Kebaikan itu berada..?
- Milik siapakah Kebenaran yang nyata..?
-Terlalu banyak para manusia durjana..
-Bertopeng Suci...bergaya satriya..
#-Mereka terkecoh nafsu jahat didada..
-Terbuai gengsi..terjajah harta dan tahta..
-Merasa terbaik..dan bebas mencela..
-Padahal aslinya mereka Kurawa..
#-Wahai sahabat hendaknya kita waspada..
-Jangan terbuai bujuk rayuan si Durna..
-Meskipun skill'as kita peramal angka..
-Jiwa Ksatriya kita hendaknya tetap terjaga..</blockquote></center></strong>
<blockquote>Salam jumpa dan Persahabatan selalu buat Bung Xoticx, serta semua sahabat di room ini, smoga Anda semua snantiasa Sehat.. sukses and bahagia....
Mohon izin roomnya untuk "Melukis" ya Bung... biar makin fresh and konsent bila ntar mbidik angka jitu...he he...
# -Laksana deretan angka-angka...
-Kehidupan inipun sangat beraneka pola..
-Ada Kaya..miskin.. suka..dan derita..
-Ada yang sombong..jahat..licik..adapula yg Berperibadi mulia..
# -Dimanakah Kebaikan itu berada..?
- Milik siapakah Kebenaran yang nyata..?
-Terlalu banyak para manusia durjana..
-Bertopeng Suci...bergaya satriya..
#-Mereka terkecoh nafsu jahat didada..
-Terbuai gengsi..terjajah harta dan tahta..
-Merasa terbaik..dan bebas mencela..
-Padahal aslinya mereka Kurawa..
#-Wahai sahabat hendaknya kita waspada..
-Jangan terbuai bujuk rayuan si Durna..
-Meskipun skill'as kita peramal angka..
-Jiwa Ksatriya kita hendaknya tetap terjaga..</blockquote></center></strong>
linda hong lie3083 hari lalu
<blockquote><center><strong>The Elephant Rope
Ketika seorang pria berjalan melewati sekumpulan gajah, ia tiba-tiba berhenti. Ia bingung dengan fakta bahwa makhluk-makhluk besar itu sedang diikat hanya dengan sebuah tali kecil yang terikat pada kaki depan mereka. Tidak ada rantai, tidak ada kandang. Jelas sekali bahwa gajah bisa melepaskan diri dari ikatan mereka kapan saja. Tetapi entah untuk beberapa alasan, mereka tidak melakukannya.
Dia melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya kepada pelatih tersebut. āMengapa hewan-hewan itu hanya berdiri di sana dan tidak berusaha untuk melarikan diri?ā
āYah, ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami menggunakan ukuran tali yang sama untuk mengikat mereka. Dan, pada usia tersebut, tali itu sudah cukup untuk menahan mereka. Saat mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Mereka percaya bahwa tali tersebut masih bisa menahan mereka, sehingga mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri. ā Begitu penjelasan dari pelatih gajah tersebut.
Pria itu kagum. Hewan-hewan ini bisa saja setiap saat membebaskan diri dari ikatan tali mereka. Tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka terjebak tepat dimana mereka berada.
Seperti gajah, berapa banyak dari kita yang menjalani hidup tergantung pada suatu keyakinan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, hanya karena kita gagal sekali sebelumnya?
Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran. Kita tidak boleh menyerah untuk berjuang di dalam hidup anda.</strong></center></blockquote>
Ketika seorang pria berjalan melewati sekumpulan gajah, ia tiba-tiba berhenti. Ia bingung dengan fakta bahwa makhluk-makhluk besar itu sedang diikat hanya dengan sebuah tali kecil yang terikat pada kaki depan mereka. Tidak ada rantai, tidak ada kandang. Jelas sekali bahwa gajah bisa melepaskan diri dari ikatan mereka kapan saja. Tetapi entah untuk beberapa alasan, mereka tidak melakukannya.
Dia melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya kepada pelatih tersebut. āMengapa hewan-hewan itu hanya berdiri di sana dan tidak berusaha untuk melarikan diri?ā
āYah, ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami menggunakan ukuran tali yang sama untuk mengikat mereka. Dan, pada usia tersebut, tali itu sudah cukup untuk menahan mereka. Saat mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Mereka percaya bahwa tali tersebut masih bisa menahan mereka, sehingga mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri. ā Begitu penjelasan dari pelatih gajah tersebut.
Pria itu kagum. Hewan-hewan ini bisa saja setiap saat membebaskan diri dari ikatan tali mereka. Tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka terjebak tepat dimana mereka berada.
Seperti gajah, berapa banyak dari kita yang menjalani hidup tergantung pada suatu keyakinan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, hanya karena kita gagal sekali sebelumnya?
Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran. Kita tidak boleh menyerah untuk berjuang di dalam hidup anda.</strong></center></blockquote>
linda hong lie3083 hari lalu
<blockquote><center><strong>Pesan Moral :
Dalam hidup ini, Banyak sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Banyak hal-hal yang terjadi pada kita. Tetapi satu-satunya hal yang benar-benar penting adalah apa yang terjadi di dalam diri kita.</strong></center></blockquote>
Dalam hidup ini, Banyak sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Banyak hal-hal yang terjadi pada kita. Tetapi satu-satunya hal yang benar-benar penting adalah apa yang terjadi di dalam diri kita.</strong></center></blockquote>
kucing lapar3060 hari lalu
mantap
<blockquote>Hidup ini memang banyak pilihan, namun kt tak harus memilih apa yg terlihat terbaik. Pilihlah yg membuat kt bahagia.</blockquote></center></strong>